Lomba Dayung Sungai Arut Berlangsung Meriah, Diwarnai Insiden Kesurupan

12/11/2023

peserta lomba dayung regu putra Di sungai Arut kampung sega,kel.mendawai.

Penemedia.news - Pangkalan Bun, Minggu,12/11/2023.  Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Budi Santosa, membuka secara resmi Lomba Dayung Sungai Arut di Kawasan Kampung Sega, Kelurahan Mendawai, pada Kamis (9/11/2023) pagi.

Lomba yang diselenggarakan oleh Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kobar ini dalam Rangka HUT kobar yang ke 64. ini diikuti oleh 25 tim baik putra maupun putri dari seluruh kecamatan di Kobar. Perlombaan mempertandingkan dua kategori, yaitu kelas 500 meter dan 1.000 meter.

Dalam sambutannya, Budi Santosa menyampaikan apresiasinya dan dukungannya terhadap penyelenggaraan lomba ini. Ia berharap, lomba ini dapat menjadi sarana untuk menemukan dan mengembangkan bakat-bakat muda di bidang olahraga dayung.

“Saya berharap, melalui kompetisi ini, kita dapat menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya akan mewakili Kotawaringin Barat dalam berbagai ajang kejuaraan, baik di tingkat provinsi seperti Porprov maupun di tingkat nasional, katanya.

Ia juga berharap panitia memberikan perhatian lebih kepada para peserta di usia remaja. Kita harapkan panitia juga memperlombakan kelas-kelas serupa dengan yang dipertandingkan di ajang Porprov, hal ini akan menjadi ajang latihan juga bagi atlit-atlit kita yang akan bertanding nantinya di ajang tersebut, tambah Budi Santosa.

Ketua PODSI Kobar, Indra Sani, yang juga turut hadir dalam acara pembukaan, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pj Bupati dan berharap bahwa kegiatan ini akan menjadi awal yang baik untuk mengangkat prestasi dayung di daerah ini.

Namun, lomba dayung kali ini diwarnai aroma mistis yang kental. Panitia pun sampai memberikan imbauan kepada para peserta maupun official tim agar tidak menggunakan hal-hal yang berbau mistis dalam lomba dayung. Bahkan hingga akhir lomba di babak semifinal memperebutkan satu tiket ke final antara tim Panji Muda Putri dan Pencacau Arut, juga ada peserta yang kesurupan.

Peserta adu sprint di kelas 500 meter melawan arus sungai tersebut semula hanya pingsan dan digotong tim medis. Setelah beberapa saat, peserta yang merupakan tim putri dari beberapa peserta justru mengalami kesurupan.

Meski demikian, lomba dayung ini tetap berjalan lancar dan meriah. Para peserta tampak antusias mengikuti lomba. Mereka berlomba dengan semangat untuk meraih kemenangan.

Lomba Dayung Sungai Arut ini akan berlangsung selama 3 Hari  dari hari jum'at  dan final nya akan gelar pada hari ini minggu (12/11) akan menjadi panggung bagi para atlet muda untuk memamerkan kemampuan dan potensinya.

Terlepas dari Hal mistis
Menurut Budi,lomba dayung Bupati Cup 2023 kali ini benar-benar berkualitas. Hal ini terlihat dari segi kecepatan dan teknik berdayung para peserta yang sangat mumpuni.

Budi juga mengatakan bahwa lomba kali ini timnya lebih berkualitas dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terbukti dari keberhasilan debutan baru Panji Muda Putri yang berhasil menempatkan wakilnya di final. Begitu pula dengan Panji Muda Putra yang juga berhasil menempatkan satu wakilnya di final kelas 1000 meter.

Pada hari ini Minggu (12/11), Panji Muda Putra akan menghadapi juara 3 Bupati Cup 2022, Tagana. Pertandingan ini diperkirakan akan menjadi pertandingan yang sengit, karena kedua tim sama-sama memiliki kualitas yang mumpuni.
redaksi-ZR.